86c8b7c21fe65cf2586e1279b1e6d8a1

4 Cara Meningkatkan Keuntungan Bisnis Service Ponsel

Apakah Anda menjalankan bisnis servis ponsel. Meskipun menjalankan bisnis servis ponsel memerlukan kesabaran dan fokus yang luar biasa, dengan beberapa penyesuaian ini, mungkin dapat dijadikan masukan untuk memperbaiki kesalahan dan bisa meningkatkan produktivitas. Berikut adalah 4 strategi yang dapat membantu memotong biaya serta meningkatkan laba bisnis servis ponsel.

1. Kelola keuangan dengan disiplin

Jika tidak mengelola uang tunai dengan disiplin, tidak ada trik atau saran yang akan meningkatkan keuntungan Anda. Jika Anda langsung membelanjakan semua uang ekstra itu, mendapatkan lebih banyak pelanggan dan meningkatkan margin laba tidak masalah. Ikuti panduan ini untuk meningkatkan keuntungan bisnis servis Anda:

  • Buat keputusan inventaris yang cerdas
  • Kurangi biaya overhead
  • Cermat Mengelola Uang Tunai
  • Lebih sabar

2. Tawarkan Booking Service

Agar bisnis servis ponsel tetap menguntungkan, harus mengoptimalkan jam kerja toko untuk hasil terbaik. Dengan menawarkan booking online untuk perbaikan, maka kita akan tahu jam berapa pelanggan akan datang, dan dapat mengatur teknisi yang sesuai. NSA Kursus dan Service ponsel menyediakan fitur booking dalam Websitenya agar bisnis servis ponsel tetap berjalan lancar.

3. Membebankan Biaya Diagnosis

Banyak pelanggan tidak yakin tentang masalah di ponsel mereka dan untuk memastikan mereka masalah ponsel mereka terlebih dahulu.

Toko ponsel harus menawarkan diagnosis sebelum perbaikan yang sebenarnya. Tetapi diagnosa ini memang sebaiknya dibebankan biaya karena memakan waktu kerja teknisi. Karena jika pelanggan tersebut tidak setuju untuk segera melakukan perbaikan, toko akan kehilangan potensi penjualan karena waktu teknisi akan digunakan untuk diagnosis ini. Pastikan memiliki software service ponsel yang memungkinkan membebankan biaya diagnostik.

4. Investasi Untuk Menjaga Loyalitas Pelanggan & Karyawan

Mendapatkan pelanggan baru lebih mahal daripada mempertahankan yang lama. Oleh karena itu, memerlukan keseimbangan yang baik antara pelanggan baru dan pelanggan yang sudah ada untuk meningkatkan pendapatan servis ponsel dengan fokus promosi untuk menjalin hubungan dengan pelanggan tetap.

Pelanggan lama adalah salah satu sumber daya terbaik untuk menemukan pelanggan baru. Tawarkan pelanggan lama saat ini dengan program rujukan/loyalitas yang memberikan benefit dan reward kepada mereka jika merujuk toko ponsel ke teman dan anggota keluarga mereka.

Pelanggan yang bahagia akan menjadi akibat langsung dari karyawan yang termotivasi. Berinvestasi dalam produk, peralatan, dan pelatihan untuk membuat teknisi lebih produktif dan meningkatkan lingkungan kerja mereka.

Dengan adanya NSA Service dan Kursus yang menyediakan kelas dan pemahaman menjadi teknisi handphone atau pun mengininkan bisnis Service dan konter Handphone yang dapat bertumbuh secara alami. Anda dapat menghubungi atau kunjungi situs web nsakursusdanservice.com untuk memulainya.

IMG-20241024-WA0034

10 HP yang Paling Mudah dan Sulit untuk Diservis, Apa Saja?

Seiring penggunaan, smartphone yang kamu pakai akan mengalami sejumlah penurunan fungsi. Misalnya, baterai yang awalnya dalam kondisi baik lama-lama akan berkurang kualitasnya sehingga kamu harus sering nge-charge.

Belum lagi ada hal-hal yang tak terduga jika detikers termasuk orang yang ceroboh, seperti smartphone kemasukan air, kaca LCD pecah karena terjatuh, atau lensa kamera berembun akibat kemasukan air.

Kondisi tersebut membuat detikers harus segera memperbaikinya sebelum kerusakan tambah parah. Tapi, tahukah kamu ada sejumlah smartphone yang paling mudah dan paling sulit untuk diservis?

Faktor Penilaian HP Mudah dan Sulit untuk Diservis

Laman Electronics Hub menyelidiki rincian panduan perbaikan terhadap 228 model smartphone yang diambil dari situs iFixit. Mereka menemukan terdapat sejumlah HP yang dinilai paling mudah dan susah untuk diperbaiki jika mengalami suatu kerusakan.

Adapun sejumlah faktor yang mempengaruhi penilaian susah gampangnya smartphone diservis, mulai dari ketersediaan suku cadang, budget yang dikeluarkan (terlepas dari masa garansi), hingga waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki HP sampai selesai.

Faktor di atas turut mempengaruhi tingkat kemudahan dan kesulitan memperbaiki smartphone. Semakin sulit HP diservis, maka akan membutuhkan waktu lebih lama. Begitupun dengan sebaliknya.

So, sebaiknya rawat dan jaga smartphone kesayanganmu sebaik mungkin. Apalagi jika HP-mu termasuk flagship yang harganya belasan juta rupiah, rasanya akan nyes jika tiba-tiba rusak.

Daftar HP yang Paling Mudah Diservis

Penasaran, apa smartphone yang paling mudah diservis? Jawabannya adalah Motorola Moto G7. HP yang dirilis pada 2019 lalu itu hanya memakan waktu sekitar 25 menit untuk mengganti layar LCD yang rusak.

Sementara di urutan kedua ada Samsung Galaxy A40 yang memakan waktu perbaikan sekitar 32 menit. Lalu di posisi ketiga ada Samsung Galaxy S22 Ultra yang butuh waktu sekitar 48 menit untuk diservis.

Berikut daftar 10 smartphone yang paling mudah diservis menurut laman Electronics Hub:

  1. Motorola Moto G7 (waktu servis 25 menit, tingkat kemudahan 50%)
  2. Samsung Galaxy A40 (waktu servis 32,6 menit, tingkat kemudahan 42,9%)
  3. Samsung Galaxy S22 Ultra (waktu servis 48,1 menit, tingkat kemudahan 33,3%)
  4. iPhone 11 Pro Max (waktu servis 63,2 menit, tingkat kemudahan 30%)
  5. iPhone 13 (waktu servis 67,8 menit, tingkat kemudahan 25%)
  6. Xiaomi Poco M3 (waktu servis 35,6 menit, tingkat kemudahan 20%)
  7. OnePlus Nord 2 5G (waktu servis 44,1 menit, tingkat kemudahan 20%)
  8. iPhone 14 (waktu servis 47,7 menit, tingkat kemudahan 20%)
  9. Xiaomi Poco F3 (waktu servis 51,2 menit, tingkat kemudahan 20%)
  10. iPhone 12 (waktu servis 72,2 menit, tingkat kemudahan 20%)

Daftar HP yang Paling Sulit Diservis

Daftar HP yang paling sulit diperbaiki adalah Google Pixel 7. Smartphone yang dirilis pada 2022 lalu itu membutuhkan waktu servis sekitar 60 menit untuk mengganti layar LCD dan baterai pada satu unitnya saja.

Di urutan kedua ada Samsung Galaxy Note 10 yang membutuhkan waktu sekitar 58 menit. Sedangkan di posisi ketiga ada iPhone SE (3rd Gen) yang membutuhkan waktu servis sekitar 55 menit.

Berikut daftar 10 smartphone yang paling sulit diservis:

  1. Google Pixel 7 (waktu servis 60,3 menit, tingkat kesulitan 100%)
  2. Samsung Galaxy Note 10 (waktu servis 58,4 menit, tingkat kesulitan 100%)
  3. iPhone SE 3rd Gen (waktu servis 55,6 menit, tingkat kesulitan 100%)
  4. Redmi Note 7 (waktu servis 53,8 menit, tingkat kesulitan 100%)
  5. Xiaomi Mi 9 (waktu servis 53,6 menit, tingkat kesulitan 100%)
  6. Huawei P30 Pro (waktu servis 53 menit, tingkat kesulitan 100%)
  7. Redmi Note 11 Pro (waktu servis 45,4 menit, tingkat kesulitan 100%)
  8. Google Pixel 3a XL (waktu servis 45 menit, tingkat kesulitan 100%)
  9. Samsung Galaxy A72 (waktu servis 43,5 menit, tingkat kesulitan 100%)
  10. Samsung Galaxy A53 5G (waktu servis 40,5 menit, tingkat kesulitan 100%)

Itu dia 10 smartphone yang paling mudah dan sulit untuk diservis. Jadi, apakah smartphone-mu masuk dalam daftar di atas?